Diet vs Mual

Alkisah sepasang suami istri kece Karawang ini lagi mau diet. Yang niat diet sebenernya si bunda, tapi kan ga asik ya suffering sendirian–menahan diri dari godaan makanan enak, jadi yu mari kita seret si ayah untuk ikut program ini juga.kekekekeke.

Dietnya sendiri lebih ditekankan untuk makan pagi hanya buah, jus, dan oats saja, plus mengganti cemilan- cemilan surgawi macam donat, indomie, dan gorengan, jadi cemilan penuh tantangan seperti buah dan kacang-kacangan. Si bunda sampe niat pisanlah mengurangi jajan diluar,mengurangi konsumsi minuman kemasan (berubung karawang kan panas banget ya, jadi seringnya ya mampir ke indom*ret demi minum yang dingin2), belain juga beli flaxseed, chiaseed, almond, apricot, blablabla demi mencapai berat badan ideal.

Hingga suatu hari, si bunda kudu minum obat dari dokter. Rasanya pait, dan after-taste-nya ga enak banget di mulut. Perut jadi kembung, dan Mual! Sialnya lagi, ini obat ga bisa digantiin ama obat lain. Haduh beneran deh merana banget. Sampai coba minum teh kemasan seger-dingin-manis beberapa botol juga  paitnya ga ilang- ilang. Cobain delivery hokben kaga ilang juga. Oh kali coba bikin indomie goreng rasa mual dan pait bakal ilang. Aaaaaghhh ga ilang jugaaaa….

Hemmm…mungkin makan gorengan bisa mengobati?

*calling ayah*

” Yaaah, pulang kerja bawa gorengan yaaa…ini bunda mual banget…mulut juga pait. Kali aja ilang kalau makan gorengaaaan….”

 

yaelah bunnn, sakit apa kelaperaaaan?

Pastinya, bye- bye hasil diet hanya dalam hitungan jam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s