Bulutangkis

SMP kelas satu, mulai ikut les badminton di gor sebelah kompleks.

Klub Mutiara namanya.

Pengalaman tanding satu kali, waktu kejuaraan BM-77. Dengan kacamata dan kuncir kuda, saya bertanding. Kalah 9-11, 9-11. Si lawan dapat point karena saya males ngejar shuttlecock ke belakang *ups. Selesai bertanding, kacamata saya masih aman😀

Langsung menyatakan diri pensiun dari kejuaraan *berasa atlet penting

Walau begitu, masih fans berat sejati dunia per-bulutangkis-an.

Koleksi tanda tangan atlet bulutangkis hampir semua. Name it, Taufik Hidayat, Sigit Budiarto, Chandra Wijaya, dll.

Koleksi foto bersama juga, yang disimpen di binder, trus dibangga- banggain.

Kalo liburan, bapak saya ngajak keluarga ke pelatnas cipayung.

Cita- cita sempet mau jadi atlet bulu tangkis. Tapi langsung sadar diri dan segera mengganti impian begitu kalah tanding *plinplan

Bareng ama si teteh sampai langganan majalah ‘Raket’

(Dulu) tau semua berita tentang badminton.

Penggemar berat Sigit Budiarto, karena skill badmintonnya yang keren abis.

Sempet ga suka dengan Chandra Wijaya karena dia ‘selingkuh’ dengan Tony Kurniawan.

Saking nge-fansnya, waktu Sigit-Chandra lagi main di Thomas cup thn 2002, saya sampai niatin nazar puasa tiga hari kalau mereka menang.

Itu adalah pengalaman pertama saya  berpuasa selain di bulan Ramadhan😀

—–

Ditulis setelah tau kalau Indonesia kalah di perempat final Thomas Cup tahun ini. Perasaannya sekarang datar- datar aja. Efek jadi seorang ibu kali ya?

One thought on “Bulutangkis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s