Integration Program (1)

Bilang aja saya terlambat, tapi jangan bilang saya males atau cari- cari alesan.

Akhir desember kemaren, saya pergi juga ke Integration Office. Dari namanya aja udah ketauan, ini adalah sebuah kantor yang dibuat untuk memfasilitasi para pendatang untuk berintegrasi dengan bahasa,hukum, aturan, dan kebiasaan orang- orang sini. Intinya, biar kita ga bego dan dibego- begoin teuinglaaahhh…

Fasilitas yang ditawarkan mencakup program les bahasa belanda(kalo ga salah sih gratis atau bayarnya murah bener) seminggu 3 kali(kalo ga salah), kelas integrasi 4 pertemuan–kalo ga salah, dan tentunya konsultasi macem- macem yang berhubungan dengan negara ini. Saya kemaren juga dikasih tau semua hal yang perlu saya ketahui setelah saya melahirkan nantinya. Semuanya gratissss disediain ama pemerintah Belgia.*siapa sih yang ga seneng kalo denger yang gratis- gratis?hehehehe

Kamu bingung ya kenapa saya ngomongnya pake embel-embel ‘kalo ga salah’ mulu? Soalnya, selama hampir 9 bulan disini, saya belum pernah ikut program yang mereka tawarkan. Dan begitu saya mau ikutan, saya dibilangnya sih not eligible karena lagi hamil tua😦 Mereka baru ngijinin saya buat ikut les setelah saya melahirkan dan dirasa bisa ngikutin setiap kelasnya.

Nah, pasti kamu bingung lagi ya, kenapa saya ga dari dulu- dulu aja ikutan? Itu diaaa…saya juga maunya gitu kok. Bahkan seminggu setelah saya menjejakkan tanah di benua perantauan ini, saya langsung datengin tu kantor. Sayangnya, cuman yang punya kartu penduduk (resident ID) aja yang bisa ikutin program ini (dengdooongg). Dan mau tau kapan resident ID saya baru selesai?6 bulan kemudiaaaaaaaaannn…dan 3 bulan setelahnya saya banyak disibukkan dengan pulang kampung, mengunjungi negara lain (yang syaratnya adalah si resident ID itu),dll. Sampai tibalah saya di titik ini, 9 bulan kemudian, dengan keadaan perut besaaaaaaaaaar, yang siap brojol kapan aja.

Terus…ya udah deh, ceritanya segitu aja. Tunggu kelanjutan cerita ini kalo saya udah ngelahirin ya, apakah saya bakal ikut ini program? Apa yang saya harus hadapi bila harus ikut program dengan keadaan Bebey yang masih (terlalu) kecil? Stay tuned, syalalalalala ya…

*Salam dari Bebey yang sekarang masih berintegrasi dengan bundanya ^^*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s