jangan cemburu dong!

Kemarin (tepatnya seminggu yang lalu sih), si iBoop (ibook putih) yang saya punya mati suri. entah kenapa juga saya ga tau. yang pasti, kronologis kejadiannya adalah ketika saya sedang menulis, dan layarnya mendadak mati.

semula saya kira laptop saya habis batere. maklumlah, saya tipe orang yang cukup enggan mengcharge batere sampai indikator di laptop menunjukkan sudah waktunya arus listrik dialirkan. jadinya, saya langsung charged laptop saya. dan saya coba nyalakan kembali.
hasilnya nihil. tidak berhasil.
laptop saya masih diam seribu bahasa. ngambek ga mau berbagi warna dan tulisan serta konfigurasi gambar yang biasanya saya temukan ketika bekerja dengan si laptop (dalam keadaan menyala tentunya :))

analisa pertama saya atas pingsannya iBoop adalah dia terlalu cemburu dengan perhatian yang saya berikan jauuuuuhhhh lebih banyak daripada dirinya –alasan yang ngga banget

tapi dari kejadian ini juga saya merasa diri saya sudah tidak (terlalu) sensitif lagi. mungkin karena sekarang sudah punya ‘teman’ baru (suami) yang bisa diajak komunikasi dua arah, jadinya ketika si iBoop dalam keadaan koma, ga saya langsung betulin.
kenapa?sederhana aja. ntar saya pinjem laptop suami saya aja deh…kita kan sekarang harus berbagi *alasan pisan

namun akhirnya, ni laptop saya bawa juga ke tukang servis. ga lain dan ga bukan karena ada orang mengungkit2 masalah hilangnya semua dokumen. –wah, yang satu ini ga banget. foto2 saya nanti hilang semua gimana dong?–saya yang lebih khawatir hilangnya foto2 daripada hilangnya softcopy TA dan dokumen lainnya. selain itu juga gimana nasibnya laporan pengeluaran bulanan yang saya bikin sebagai salah satu bentuk menenangkan hati suami-yang-ga-tau-istrinya-beli-apa-aja-disini?

Anyway,
hasil pemeriksaan ‘dokter’ di toko Mac IBBC mengatakan bahwa baterenya tampaknya mendadak ngedrop. harus di-jumper katanya (baru tauu saya kalo ga cuman mobil yang bisa digituin). tapi nyatanya, sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut, hanya dengan membuka slot memory dan memasangkannya kembali, si iBoop mau menatap dunia lagi. saya jadi tenang (padahal sebelum itu tetep tenang juga kok) karena laporan pengeluaran saya kagak jadi ilang–salah satu ciri istri baru, semua serba pengen dilaporin, padahal suami ga minta tuh :D)

dan sekarang, saya sudah bisa menulis dan menatap dunia maya seluas-luasnya bersama iBoop yang sudah hampir lima tahun menemani hidup saya. Tampaknya dia sudah menyadari kedudukan dia dalam hidup saya sekarang adalah berada dibawah posisi si abang. hihihihihihi….

jangan cemburu lagi ya iBoop, status menentukan kadar perhatian orangπŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s